Salah satu
hal yang harus kita lakukan agar tetap hidup adalah makan. Sebagai mahluk
hidup, kita memerlukan makanan untuk memberi asupan energi bagi tubuh. Makanan
merupakan satu hal yang tidak akan pernah terlepaskan dari hidup kita, terlebih
lagi makan adalah kebutuhan hidup setiap manusia. Lazimnya makanan yang
dikonsumsi, pasti kita akan memperhatikan gizi dan kebersihannya.
Namun pernahkah berpikir saat makanan yang anda konsumsi malah terkesan aneh dan ekstrem untuk dijadikan santapan? . Bagi penyuka makanan standar pastinya kuliner ekstrem ini akan terdengar menjijikkan, menakutkan bahkan mungkin tak terbayangkan sama sekali. Meski tak terbayang bagaimana rasanya, beberapa negara justru menjadikan makanan ekstrim ini sebagai ikon kuliner mereka
Squid shot Thailand
Konsumsi
sajian “Squid Shots” berupa cumi-cumi hidup yang dimasukkan ke dalam gelas
berisi saus pedas sedang tren di Thailand.
Squid Shots
disajikan dengan cara cumi-cumi dimasukkan ke dalam gelas berisi saus sambal
pedas dan asam. Untuk mengonsumsinya, beberapa orang memilih membiarkan
cumi-cumi itu berada di dalam saus selama beberapa menit, membiarkan hewan laut
tersebut terendam lebih lama dalam bumbu atau saus. Hal itu pun pada akhirnya
bisa membuat cumi-cumi mengeluarkan tinta di dalam gelas.
Sedangkan
beberapa orang lain lebih memilih mengonsumsi cumi-cumi dalam sajian Squid
Shots tidak lama setelah memasukkanya ke dalam saus. Jika cumi-cumi berukuran
kecil, beberapa orang memakannya langsung secara utuh.
Balut
Jika melihat
makanan ini secara langsung, maka akan ada kesan sadis yang terlihat
didalamnya. Jika kamu bisa membayangkan, makanan ini terbuat dari telur unggas
seperti itik maupun ayam yang telah berhasil dibuahi.
Jadi, Balut
merupakan makanan khas Filipina berupa telur rebus yang berisi embrio bebek.
Jadi sudah bisa dibayangkan, kamu memakan embrio yang sudah berwujud bayi
bebek, ada kaki, kepala, bahkan bulu.
Beberapa
orang memakannya karena dianggap bahwa balut ini memiliki kandungan protein
yang sangat tinggi. Makanan ini dapat ditemukan di berbagai negara contohnya
saja Vietnam dan Filipina.
Pedagang
Balut sangat mudah ditemukan di pinggir-pinggir jalan ibu kota Manila.
Penampakannya memang akan membuatmu bergidik, tapi Balut justru menjadi makanan
ringan di negara itu.
Cazu marzu
Casu marzu
merupakan satu dari banyak jenis keju di dunia, yang terlihat sangat ekstrim.
Keju tersebut diberi nama casu marzu, yang secara harfiah berarti 'keju busuk'.
Keju asal Pulau Sardinia di Italia yang bernama casu marzu, pada 2009 disebut
sebagai keju paling berbahaya di dunia
Makanan khas
Sardinia tersebut dianggap ilegal, bahkan dinyatakan sebagai keju paling
berbahaya di dunia. Sehingga banyak negara yang melarang keju tersebut untuk
dijual secara komersial.
Casu marzu akan
membuat orang yang tidak biasa melihatnya akan terasa bergidik, karena di dalam
keju itu banyak dipenuhi dengan belatung.
Bahan
pembuatan casu marzu mirip bahan pembuatan keju lainnya yaitu dari susu domba.
Namun, dalam proses pembuatannya, casu marzu menggunakan bantuan belatung untuk
mendapatkan proses pembusukan.
Sannakji
Jika mendengar makanan yang berbahan dasar gurita, maka hal
itu sudah biasa. Namun pernahkan anda berpikir jika gurita yang disajikan
disini dalam keadaan masih hidup. Sannakji adalah salah satu sajian dari ikan
mentah yang populer di Korea. Yang membuat ngeri adalah, saat dihidangkan
tentakel dari gurita ini masih bergerak.
Untuk menyajikannya gurita yang masih hidup tinggal
dipotong-potong lalu dibubuhi wijen, serutan daun bawang, dan saus ringan.
Karena gurita tersebut masih hidup, tentakelnya masih aktif bergerak bahkan
saat disajikan di atas piring. Kadang sannakji juga disajikan utuh, terutama
jika ukuran guritanya tidak terlalu besar.
Sannakji biasanya disajikan di restoran-restoran Korea yang
menyediakan makanan laut. Tetapi kadang juga tersedia di bar-bar, disajikan
sebagai makanan pendamping minuman beralkohol seperti soju (arak khas Korea).