Lima cerita film porno muncul tak sengaja di tempat umum

Merdeka.com - Siapa yang tidak lupa dengan kelakuan seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang ketahuan menonton film porno saat sedang rapat? Peristiwa pada 2011 itu sempat diabadikan seorang pewarta foto lewat bidikan lensa kameranya. Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera bernama Arifinto ketika itu sedang menonton film panas di ruang rapat paripurna lewat layar tabletnya.
Kejadian itu sontak membuat heboh dan mencoreng citra anggota DPR yang selama ini memang sudah semakin buruk di mata masyarakat. Cerita orang menonton film esek-esek secara sembunyi-sembunyi di tempat umum memang bukan barang baru. Yang tak kalah unik adalah ketika film porno justru tak sengaja muncul di ruang publik.
Berikut lima kejadian saat film porno muncul tak sengaja di tempat umum yang berhasil dihimpun merdeka.com:

1.
Film porno mucul saat siaran langsung di stasiun televisi Swedia

Stasiun televisi Swedia TV4 tak sengaja memperlihatkan tayangan film porno di latar siaran langsung program acara berita.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (8/1/2013), pembawa acara perempuan stasiun televisi itu sedang menyampaikan berita secara langsung ketika di latar ruang redaksi muncul tayangan tak senonoh.

Penonton terkejut menyaksikan tayangan latar itu ketika sedang mendengarkan berita tentang kondisi politik di tengah perang saudara di Suriah.

Tayangan itu berlangsung hingga sepuluh menit sebelum akhirnya pihak manajemen menyadari kejadian itu dan menghentikan tayangan latar itu.

"Saya pikir mata saya salah tapi setelah diperhatikan kita bisa melihat tayangan itu porno. Kenapa mereka tidak menyadari itu segera?" kecam seorang penonton kepada surat kabar Aftonbladet.

TV4 memiliki grup stasiun televisi lain yang memang menyiarkan tayangan film dewasa di beberapa kanal pada malam hari.

"Tak seorang pun duduk menyaksikan tayangan itu di ruang redaksi. Tayangan itu terputar tak sengaja. Itu tidak akan terjadi lagi," kata manajer editor TV4News Andreas Haglind.

Berikut video saat tayangan porno itu muncul:


2.
Bandara putar film pono di ruang tunggu bagasi


Sejumlah penumpang di Bandar Udara Lisbon, Portugal, kaget ketika tengah menunggu bagasi setelah turun dari pesawat. Pasalnya sebuah layar televisi di tempat mereka menunggu bagasi itu diputar sebuah film porno.

Seorang penumpang yang menyaksikan film itu merekam kejadian yang terjadi pada pukul 03.00 dini hari waktu setempat. Dia kemudian mengunggah video itu ke situs jejaring sosial Youtube.

Koran the Telegraph melaporkan, Kamis (22/10/2015), film porno yang diputar selama beberapa menit itu cukup vulgar sehingga ada orang yang melapor dan kemudian petugas mematikannya.

Sejumlah penumpang terdengar tertawa di latar video itu.

Juru bicara Bandara Lisbon mengatakan tayangan mesum itu bukan disengaja dan itu perbuatan seorang pegawai yang sedang kesal.

"Pada 19 Oktober pukul 03.00 salah satu tempat pengambilan bagasi di Bandara Lisbon menayangkan siaran dari sebuah stasiun televisi yang memutar sebuah film porno. Seorang petugas melihat tayangan itu dan melapor. Kami pastikan kejadian ini tidak terulang," kata juru bicara itu kepada Yahoo News.

3.
Anak TK di Prancis tak sengaja lihat film porno di kelas


Anak-anak sekolah taman kanak-kanak di Normandy, Prancis, secara tak sengaja melihat film porno di kelas ketika seorang guru meninggalkan mereka kemarin.

Situs Huffington Post melaporkan, Kamis (17/1/2013), seorang guru di sebuah kelas menduga dia telah mengunduh sebuah film kartun dan membuka file film itu lalu pergi keluar kelas meninggalkan anak-anak muridnya. Guru itu tidak menyadari ternyata film yang dia putar menayangkan gambar film porno selama beberapa menit.

Kejadian itu membuat anak-anak berumur tiga hingga lima tahun itu melapor pada orang tua mereka. Guru itu akhirnya dihukum lantaran lalai menjalankan tugasnya.

Situs portal berita Prancis La Derniere Heure mengatakan orang tua murid mengaku anak-anak mereka terkejut. Situs itu juga menyatakan sang guru itu meninggalkan kelas lantaran dia akan menerima telepon. Sejumlah pembaca mengecam kejadian itu.

Ahli kejiwaan anak-anak Valerie Boujon mengatakan pada tabloid Le Perisien, gambar di film porno itu bisa membuat anak-anak trauma.

Film porno juga pernah muncul di ruang publik di Swedia pekan lalu ketika stasiun televisi berita secara tak sengaja menayangkan film porno selama sepuluh menit sebagai latar berita siaran langsung.

4.
Gerai properti tayangkan film porno buat pejalan kaki


Sebuah gerai properti di Ibu Kota London, Inggris mengejutkan banyak pejalan kaki melintas di depannya. Ini lantaran layar besar dipajang di teras toko menampilkan film porno dari saluran televisi dewasa Babestation.

Harian Mirror melaporkan, Sabtu (25/10), nampak jelas terlihat perempuan tanpa busana. Namun penjaga gerai tak satu pun menyadari hal ini. Toko bernama Faron Sutaria itu tidak menyalahkan pegawai mereka. Juru bicara yakin ini ulang pemasang layar.

"Seharusnya layar menampilkan pelbagai properti namun nampaknya mereka justru menyetel adegan porno," ujar juru bicara tak disebutkan namanya ini.

Menurut juru bicara itu, pemasang layar memiliki remot bisa menggonta-ganti saluran televisi. Mereka kini mengganti sistemnya agar kejadian itu tak terulang lagi.

5.
Tak sengaja tayangkan film porno di kelas, guru ini mundur


Seorang guru laki-laki di Selandia Baru mengundurkan diri dari pekerjaannya karena tidak sengaja menayangkan film porno di kelas.

Dewan Kedisiplinan Guru kemarin mengecam guru yang tidak disebutkan namanya itu karena menayangkan film porno selama beberapa detik pada November 2011 di kelasnya, seperti dilansir surat kabar Sidney Morning Herald, Kamis (4/7/2013).

Sang guru itu sendiri terkejut karena cuplikan itu muncul saat dia mengajar di kelas 12.

Setelah murid-murid membahas klip porno itu dengan penasihat siswa, guru itu segera mengaku dan mengundurkan diri.

Peristiwa itu terjadi ketika dia tengah mempresentasikan pelajarannya di komputer jinjing dan gambar itu muncul di layar papan tulis usai dia membuka sebuah dokumen.

Guru laki-laki itu kemudian sangat menyesal dan mengatakan tidak pernah membuka film porno lagi sejak itu.

Dia akhirnya masih dibolehkan mengajar tapi tidak di sekolah itu dan harus merahasiakan insiden itu kepada siapa pun.