Jalur kematian.?? Jalan paling berbahaya dan terseram di dunia.



Melintasi kendaran di jalanan dengan kondisi yang mulus, tentu akan lebih aman untuk dilewati. Akan tetapi, tidak semua kondisi jalanan di dunia ini seperti itu. Di setiap negara, mempunyai jalanan yang dianggap sangat berbahaya. Bahkan, ada yang dinobatkan sebagai jalan paling berbahaya di dunia maupun jalan kematian

Kondisi geografis setiap Negara, sangat berbeda beda, sehingga, melahirkan jalanan yang dianggap jalan berbahaya untuk dilintasi. Meski begitu, banyak orang yang tetap ingin melewati jalanan tersebut agar bisa sampai ke tempat tujuan. Biasanya, jalanan ekstrim meliputi tikungan yang sangat tajam dan tebing curam.

Jalan terekstrim di dunia tersebut dilaporkan memakan korban jiwa yang tak sedikit. Bagi pengendara yang ingin melintasi jalur tersebut, perlu berhati-hati dan membutuhkan konsentrasi ekstra. Lantas, apa saja jalan paling berbahaya di dunia? Uniknya dunia merangkum jalanan apa saja yang paling berbahaya di dunia dan memakan banyak korban jiwa


Jalan Kishtwar Kailash di India

Jalanan ini terletak diujung Timur daerah Kishtwar, Kashmir, India. Mengitari basecamp Kishtwar Kailash, gunung dengan ketinggian 6.450 meter , menjadikan jalanan ini jalan yang menyeramkan.

Kishtwar Road merupakan jalan yang menghubungkan antara Keylong di Himachal Pradesh, bagian utara India dan Kishtwar yang merupakan salah satu distrik terpencil di wilayah Jammu. Total panjang jalanannya mencapai 234 km.

Jalan Raya Kishtwar Kailash yang sempit dengan tebing menjorok rendah dan tidak ada pagar pembatas yang menjadikannya salah satu jalan paling menakutkan di India. Belokan tajam dengan tebing menghalangi pandangan, membuat belokan itu semakin sulit. Satu kesalahan dan jatuhnya sekitar 600 m.

Pada beberapa area bahkan hanya cukup lebar untuk satu mobil saja. Kanan kiri jalanan ini adalah jurang dengan ketinggian beberapa ribu meter, tanpa pelindung pembatas jalan. Jalanan ini dari batu kerikil, pasir dan bebatuan gunung, dan ketika musim penghujan menjadikan jalanan ini sangat licin dan lebih berbahaya lagi.

Kishtwar Road dinobatkan sebagai salah satu jalanan paling mematikan di dunia.

Satu kesalahan saat berkendara di jalur tersebut, nyawa Anda jadi taruhannya.


Jalan yungas selatan Bolivia.

Jalan yg satu ini terletak di Bolivia, terbentang sepanjang 43 mil (kurang lebih 69 Kilometer). Jalan ini tenar disebut sebagai jalan kematian. Mungkin kita berfikir, mengapa orang mau melewati jalan ini dengan mempertaruhkan nyawa mereka. Namun mereka tidak punya pilihan lain karena jalanan ini salah satunya jalan yg menghubungkan desa kecil satu dengan yg lainnya. Setiap tahun kecelakaan mengenaskan terjadi dijalan ini dan menewaskan orang banyak. Hanya orang jiwa petualang yg akan mengambil jalan ini dengan senang hati.

Yungas Road merupakan salah satu jalan paling berbahaya untuk dilewati. Sepanjang 69 kilometer jalanan ini penuh kerikil-kerikil kecil yang sangat berbahaya dan bisa menyebabkan pengendara terjatuh ke dalam jurang 600 meter.

North Yungas Road atau yang dikenal dengan julukan Road of Death atau jalan kematian merupakan jalan sepanjang 61 sampai 69 kilometer yang menghubungkan La Paz ke Coroico, Bolivia. Jalanan ini sudah sangat melegenda dan dikenal sebagai jalan yang paling berbahaya di dunia.

Sebagian besar jalan hanya selebar 3,5 meter dan beberapa bagian tidak beraspal, serta tidak dilengkapi pagar. Hujan deras yang kerap terjadi di sekitar jalan tersebut, ditambah kabut yang mengurangi jarak pandang pengendara membuat jalanan ini sangat berbahaya. Belum lagi ancaman tanah longsor yang menghantui pengendara yang kerap terjadi di jalan tersebut.


Jalan Guoliang tunnel road tiongkok

Jalan yang berada di pegunungan Tahiang Tiongkok tempatnya persis di pinggir tebing dan terletak di provinsi Henan. Guoliang Tunnel Road merupakan terowongan paling terkenal dan berbahaya di China. Terowongan sepanjang 8 mil atau sekitar 1,3 kilometer ini berada di sekitar pegunungan di China.

Jalan Guoliang, dibangun oleh penduduk setempat sebagai sarana transportasi penduduk lokal menuju luar. Penduduk setempat memahat dinding pegunungan, dengan membuat terowongan kecil sebagai sarana jalan transportasi penduduk Desa Guoliang.

Untuk bisa sampai di desa tersebut, harus melewati rute pegunungan yang berbahaya, dengan melintasi terowongan yang di sisinya terdapat jurang yang dalam. Berada disekitar pegunungan, serta ukurannya yang sempit dan berkelok membuatnya sangat berbahaya.

 Terowongan sepanjang 12 kilometer ini terdiri dari beberapa terowongan kecil. Belum lagi ada sejumlah titik blind spot atau titik buta di jalan Guoliang Tunnel  sehingga pengendara tidak boleh lengah sedikit pun. Ketika memasuki musim dingin, jalanan ini bisa lebih berbahaya karena medannya menjadi sangat licin. Biasanya jalan ini ditutup, karena medannya menjadi lebih berbahaya dan sangat licin.

Jalan yang sempit dan berkelok, ditambah terdapat beberapa titik blind spot (titik buta) di Guoliang Tunnel Road membuat pengendara tidak boleh melakukan kesalahan sedikit pun.

Walaupun dianggap memiliki pemandangan yang spektakuler dengan terowongan berliku-liku, berputar, dan naik turun, terowongan ini cukup membuat pengemudi mengurungkan niatnya untuk melewatinya jika tidak terbiasa melewatinya.